Bismillaahirrahmaanirrahiim...
yang terhormat dan yang aku cintai "Suamiku"
Assalaamualaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh
izinkan aku mencurahkan semua isi hati melalui tulisan ini, karena aku malu mengatakan langsung padamu. suamiku, sebelumnya terimakasih banyak atas hati yang penuh sabar menghadapi diriku yang sering membuatmu kecewa dan membuatmu merasa malu memiliki istri sepertiku. suamiku, maaf jika selama ini aku tidak bisa mendewasakan hati dan pikiranku, entah aku pun bingung harus bagaimana memposisikan diriku benar di depanmu. suamiku mungkin aku tak pernah bisa sempurna di hadapanmu tapi aku mencoba membuatnya sesempurna mungkin karena aku ingin kau bahagia memilikiku. suamiku, aku sakit saat aku mengecewakanmu bahkan menyakiti hatimu, dan kau tahu aku adalah orang yang paling lemah. bahkan untuk memahami diriku sendiri saja aku tak bisa. suamiku aku mintak maaf yang sebesar-besarnya padamu. aku tak bisa menjadi penyejuk hatimu, aku hanya membuatku selalu sedih. suamiku, jika kau ingin menghukumku, hukum saja aku sesuka hatimu,dengan cara apapun sesuai keinginanmu. suamiku, sebenarnya aku benci dengan diriku sendiri, aku tidak bisa membuatmu bahagia,aku selalu membuatmu kecewa, malu, bahkan mungkin benci dengan tingkahku.
Silfa's Library
"nuun,wal qalami wamaa yasthuruun" (Al-Qalam:1)
"Kata-kata dan tulisan indah adalah omong kosong"
"Dalam kehidupan selalu ada warna-warni cerita,takkan selamanya hitam atau mungkin tanpa warna,bukankan pelangi lebih indah dilihat jika berwarna-warni.Maka jadikan warna-warni kehidupan kita itu indah dimata orang dan yang pastinya indah di mata Tuhan" (Sang Pelangi)
LAMAN
Selasa, 21 Februari 2017
Senin, 18 Juli 2016
IBU (Calon Mertua)
Ibu..Ah aku berharap beliau mengizinkanku memanggilnya ibu secepat ini..
Ibu..
Kelak akulah wanita yang akan paling dekat dengan anakmu.
Akulah wanita yang hari-harinya akan membersamainya.
Aku yang awalnya seorang wanita asing baginya bahkan bagimu, perlahan akan mengisi hatinya. Yang perlahan pikirannya akan terbagi dengan tentang aku.
Ibu...
Aku bukan ingin merebutnya darimu...Bukan...
Sampai kapanpun ia adalah lelaki yang akan menjaga dan membelamu dari hal bahaya apapun. aku hanya melanjutkan tugasmu karena kurasa ibu sudah lelah dan harus istirahat, menikmati waktu santai dengan melihat kebahagiaannya bersamaku dan ibu harus ada ditengah-tengah kebahagiaan kami.
Karena bahagia orangtua adalah bahagia kami..
ibu...
Aku memanglah bukan wanita sempurna. Aku tak baik dan tak cekatan seperti ibu. Tapi aku mau belajar. Aku mau belajar dari ibu. Ibu yang begitu luar biasa melahirkan dan mendidiknya dengan sangat baik. Sampai aku ingin menjadikan dia penopang di hidupku yang rapuh. Aku ingin ia menjadi lelaki yang mampu membimbingku karena aku wanita yang butuh di bimbing.
Ibu...
Aku perlu belajar untuk aku bisa mendidik. Mendidik kelak laki-laki kecil yang akan aku lahirkan seperti anakmu ini atau pun si gadis kecil darah daging anakmu.
Aku ingin belajar tak hanya dari ibu yang telah melahirkanku saja tapi juga dari ibu yang telah melahirkan lelaki ku.
Ibu...
Jangan sedih....Jangan takut....Jangan Khawatir...
Cintanya masih akan tetap utuh untukmu sampai kapanpun, kadar cintanya padamu tak akan berkurang hanya karena aku ada.
Bagaimanapun bisa aku mengurangi kadar cintanya untukmu, sementara ibu telah jauh ada sebelum aku ada di hidupnya. Bagaimanapun bisa aku mengurangi kadar cintanya padamu sementara ibu lah yang telah melahirkan dan menjadikannya lelaki yang begitu aku inginkan.
Ibu....
Aku ingin berkata terus terang. Maukah ibu bersekongkol denganku, wanita yang banyak kurangnya ini. Agar lelaki yang ibu lahirkan dan lelaki yang aku cintai itu bangga memiliki dua wanita seperti kita di hidupnya.
Ku harap ibu mau...:-*
Salam sayang...Dari menantu ibu
Eh Calon menantu ibu...
Rabu, 25 Mei 2016
Untitle
"Dan kunci-kunci semua yang ghaib ada pada-Nya, tidak ada yang mengetahui selain Dia. Dia mengetahui apa yang ada di darat dan yang ada di laut. Tidak ada sehelai daun pun yang gugur yang tidak diketahui-Nya. Tidak ada sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, yang tidak tertulis dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuzh)". (Qs. Al-An'am, Ayat:59)
Segala Puji untuk-Mu ya Rabb...
Kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh pada janin tersebut, lalu ditetapkan baginya empat hal : rizkinya, ajalnya, perbuatannya, serta kesengsaraannya dan kebahagiaannya". (HR. Bukhori)
Bayi yang lahir,nyawa yang hilang, setiap insan semua tlah dituliskan
Burung yang terbang, ikan berenang karena Allah, tidak ada satupun yang tak terencana oleh-Nya
Daun yang jatuh dan hujan yang turun, setiap musibah dan kematian semua telah dituliskan di dalam kitab-Nya. Dia lah Sang Maha Pencipta, tidak satu pun kekurangan. Allah yang Maha Besar, segala puji untuk-Muya Rabb.
teringat dalam lagu ciptaan mas Opick yang liriknya memang menggambarkan bahwa Allah memang Maha segalanya..
Segala Puji untuk-Mu ya Rabb...
Kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh pada janin tersebut, lalu ditetapkan baginya empat hal : rizkinya, ajalnya, perbuatannya, serta kesengsaraannya dan kebahagiaannya". (HR. Bukhori)
Bayi yang lahir,nyawa yang hilang, setiap insan semua tlah dituliskan
Burung yang terbang, ikan berenang karena Allah, tidak ada satupun yang tak terencana oleh-Nya
Daun yang jatuh dan hujan yang turun, setiap musibah dan kematian semua telah dituliskan di dalam kitab-Nya. Dia lah Sang Maha Pencipta, tidak satu pun kekurangan. Allah yang Maha Besar, segala puji untuk-Muya Rabb.
teringat dalam lagu ciptaan mas Opick yang liriknya memang menggambarkan bahwa Allah memang Maha segalanya..
Selasa, 03 Mei 2016
Kamis, 21 April 2016
Di Mana Letak Diri Kita Di Dalam Hidup Seseorang
Yah, terkadang hanya dengan tindakan, kita akan tahu letak diri kita dalam kehidupan seseorang. Mungkin itu juga lebih memberikan jawaban, meskipun tak semestinya itu benar, dan tidak juga salah tersasar. Hemm...tak perlu mintak penjelasan karena tindakan pun mampu memberikan jawaban, meskipun kita masih saja penasaran dengan alasan kenapa?, sudahlah tak perlu bertanya kenapa? mengapa? atau pertanyaan lain yang tak perlu. mungkin bagi sebagian orang tak perlu tapi bagi sebagian lagi perlu. Jangan sampai orang yang kau tanya tersinggung atau bahkan mungkin lelah mendengarkan pertanyaan itu terus menerus hingga dia menghindar dan menjauh darimu. Karena mungkin dia tak akan lagi memberikan tindakan itu padamu.
hemmm...entahlah gak karuan nih, yang aku tulis..gak apa-apa juga sih sekedar buat daftar isi blog..hehe ya sudahlah lagian aku juga udah lama gak posting-posting lagi.
hemmm...entahlah gak karuan nih, yang aku tulis..gak apa-apa juga sih sekedar buat daftar isi blog..hehe ya sudahlah lagian aku juga udah lama gak posting-posting lagi.
Senin, 18 April 2016
Genap
Baru baca cover depan kayanya menarik buat dibaca nih, gumamku dalam hati. yah, buku karya Nazrul Anwar berjudul "Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita GENAP"
Browsing ah,baca-baca resensinya..
Recomended book for you, me and anyone who wants to prepare themselves for the fulfillment with the people who love them to live a life in this world and hereafter.
buku yang tidak hanya untuk mereka yang single, tapi untuk yang ingin mempersiapkan proses penggenapan,yang baru menikah dan yang sudah menikah pun dapat menikmatinya. Karena buku ini mengajarkan bagaimana menjalani dan mempertahankan keberkahan dalam menggenap. Buku yang penuh nasehat tanpa kita merasa dinasehati,bagus boleh di masukkan daftar list buku-buku recomended.:-)
hemmm...jadi penasaran pengen beli bukunya dan pengen aku baca sampek habis...hehehe :-P.
Semoga ada kesempatan beli bukunya dan semoga ada stok di toko buku sekitar.
Browsing ah,baca-baca resensinya..
Recomended book for you, me and anyone who wants to prepare themselves for the fulfillment with the people who love them to live a life in this world and hereafter.
buku yang tidak hanya untuk mereka yang single, tapi untuk yang ingin mempersiapkan proses penggenapan,yang baru menikah dan yang sudah menikah pun dapat menikmatinya. Karena buku ini mengajarkan bagaimana menjalani dan mempertahankan keberkahan dalam menggenap. Buku yang penuh nasehat tanpa kita merasa dinasehati,bagus boleh di masukkan daftar list buku-buku recomended.:-)
hemmm...jadi penasaran pengen beli bukunya dan pengen aku baca sampek habis...hehehe :-P.
Semoga ada kesempatan beli bukunya dan semoga ada stok di toko buku sekitar.
Buku ini tidak hanya
bisa dinikmati untuk yang masih single, tapi yang baru menikah ataupun
yang sudah menikah pun dapat menikmatinya. Hal ini karena buku ini
mengajak kepada pasangan bagaimana menjalani dan mempertahankan
keberkahan dalam menggenap karena pernikahan tak selalu tentang cinta
diawalnya. Harapannya muncul semangat dan kekuatan baru dalam mewujudkan
visi pernikahan serta perbaharuan perasaan cinta menjadi lebih baik.
Oleh karena itu pentingnya usaha yang sungguh-sungguh dalam menjalaninya
dan selalu bisa memperbaiki proses kehidupan yang sedang dijalani.
Selengkapnya : http://fiksiana.kompasiana.com/zuhay/resensi-genap_55bb28aec823bd6307393a73
Selengkapnya : http://fiksiana.kompasiana.com/zuhay/resensi-genap_55bb28aec823bd6307393a73
Pernikahan bukan hanya
tentang diri kita sendiri, bukan hanya tentang perasaan kita, kebahagian
kita, keluarga kita. Tapi juga tentang orang lain yang menggenapi kita.
Orang lain yang juga punya perasaan, punya keinginan untuk
dibahagiakan, juga punya keluarga dan latar belakang tersendiri. Dalam
proses menuju pernikahan, ada yang cepat, ada yang lama. Namun, ini
bukan masalah cepat atau lambat, bagaimana seseorang menyikapinya dalam
ruang tunggu tersebut hingga saat menggenap itu tiba. Ketika menggenap
tiba tidak hanya kebahagian yang dirasakan, namun berbagai hal dan rasa
bisa terjadi bahkan ruang tunggu itu pun tetap ada hanya saja bentuk
yang ditunggu itu yang berbeda.
Selengkapnya : http://fiksiana.kompasiana.com/zuhay/resensi-genap_55bb28aec823bd6307393a73
Selengkapnya : http://fiksiana.kompasiana.com/zuhay/resensi-genap_55bb28aec823bd6307393a73
Pernikahan bukan hanya
tentang diri kita sendiri, bukan hanya tentang perasaan kita, kebahagian
kita, keluarga kita. Tapi juga tentang orang lain yang menggenapi kita.
Orang lain yang juga punya perasaan, punya keinginan untuk
dibahagiakan, juga punya keluarga dan latar belakang tersendiri. Dalam
proses menuju pernikahan, ada yang cepat, ada yang lama. Namun, ini
bukan masalah cepat atau lambat, bagaimana seseorang menyikapinya dalam
ruang tunggu tersebut hingga saat menggenap itu tiba. Ketika menggenap
tiba tidak hanya kebahagian yang dirasakan, namun berbagai hal dan rasa
bisa terjadi bahkan ruang tunggu itu pun tetap ada hanya saja bentuk
yang ditunggu itu yang berbeda.
Selengkapnya : http://fiksiana.kompasiana.com/zuhay/resensi-genap_55bb28aec823bd6307393a73
Selengkapnya : http://fiksiana.kompasiana.com/zuhay/resensi-genap_55bb28aec823bd6307393a73
Sabtu, 19 Maret 2016
Menikmati kerinduan
Tak ada satupun bintang dilangit malam ini, bulan pun enggan menampakkan diri, semburat kilat di langit memberi isyarat yang tak bisa ditebak. Aku masih terdiam sambil memandang jauh keangkasa, meskipun aku tahu tak ada satupun penghias langit ada disana. Hemmm, aku menarik nafas panjang sembari menikmati sepoi angin malam yang sejuk. Aku hanya sendiri disini tapi q yakin kau disana memandang langit yang sama denganku.Sedang apakah dirimu disana wahai kekasih?? Apakah kau juga memikirkanku??☺
Langganan:
Postingan (Atom)

