"Kata-kata dan tulisan indah adalah omong kosong"

"Kata-kata dan tulisan indah adalah omong kosong"
"Dalam kehidupan selalu ada warna-warni cerita,takkan selamanya hitam atau mungkin tanpa warna,bukankan pelangi lebih indah dilihat jika berwarna-warni.Maka jadikan warna-warni kehidupan kita itu indah dimata orang dan yang pastinya indah di mata Tuhan" (Sang Pelangi)

Selasa, 22 Juli 2014

4 tipe kepribadian dalam dunia psikologis


Dlm dunia psikologi, dikenal yg namanya 4 tipe kepribadian: Sanguinis, Melankolis, Koleris & Plegmatis, atau ada jg yg langsung mengkategorikannya sesuai dgn sifat dominan masing2 tipe, yaitu: Sanguinis Populer, Melankolis Sempurna, Koleris Kuat & Plegmatis Damai. nah trus saya & anda termasuk yg mana? sok atuh disimak yg berikut ini

KOLERIS pada umumnya mempunyai:
KEKUATAN:
* Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif
* Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan
* Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target
* Bebas dan mandiri
* Berani menghadapi tantangan dan masalah
* "Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini".
* Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat
* Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas
* Membuat dan menentukan tujuan
* Terdorong oleh tantangan dan tantangan
* Tidak begitu perlu teman
* Mau memimpin dan mengorganisasi
* Biasanya benar dan punya visi ke depan
* Unggul dalam keadaan darurat

KELEMAHAN:
* Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
* Senang memerintah
* Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai
* Menyukai kontroversi dan pertengkaran
* Terlalu kaku dan kuat/ keras
* Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
* Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci
* Sering membuat keputusan tergesa-gesa
* Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
* Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
* Workaholics (kerja adalah "tuhan"-nya)
* Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
* Mungkin selalu benar tetapi tidak populer

kalau MELANKOLIS:
KEKUATAN:
* Analitis, mendalam, dan penuh pikiran
* Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal
* Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis)
* Sensitif
* Mau mengorbankan diri dan idealis
* Standar tinggi dan perfeksionis
* Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi)
* Hemat
* Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu kreatif)
* Kalau sudah mulai, dituntaskan.
* Berteman dengan hati-hati.
* Puas di belakang layar, menghindari perhatian.
* Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi
* Sangat memperhatikan orang lain

KELEMAHAN:
* Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan)
* Mengingat yang negatif & pendendam
* Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah
* Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan
* Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah
* Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan (if..if..if..)
* Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan
* Hidup berdasarkan definisi
* Sulit bersosialisasi
* Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya
* Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang)
* Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian)
* Memerlukan persetujuan

kalau PLEGMATIS:
KEKUATAN:
* Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh
* Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik
* Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana
* Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi)
* Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi
* Penengah masalah yg baik
* Cenderung berusaha menemukan cara termudah
* Baik di bawah tekanan
* Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan
* Rasa humor yg tajam
* Senang melihat dan mengawasi
* Berbelaskasihan dan peduli
* Mudah diajak rukun dan damai

KELEMAHAN:
* Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru
* Takut dan khawatir
* Menghindari konflik dan tanggung jawab
* Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar)
* Terlalu pemalu dan pendiam
* Humor kering dan mengejek (Sarkatis)
* Kurang berorientasi pada tujuan
* Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri
* Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat
* Tidak senang didesak-desak
* Menunda-nunda / menggantungkan masalah.

kalau SANGUINIS:
KEKUATAN:
* Suka bicara
* Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif
* Antusias dan ekspresif
* Ceria dan penuh rasa ingin tahu
* Hidup di masa sekarang
* Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan)
* Berhati tulus dan kekanak-kanakan
* Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara)
* Umumnya hebat di permukaan
* Mudah berteman dan menyukai orang lain
* Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian
* Menyenangkan dan dicemburui orang lain
* Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam)
* Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan
* Menyukai hal-hal yang spontan

KELEMAHAN:
* Suara dan tertawa yang keras (terlalu keras)
* Membesar-besarkan suatu hal / kejadian
* Susah untuk diam
* Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka nge-Gank)
* Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele
* RKP! (Rentang Konsentrasi Pendek)
* Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias)
* Mudah berubah-ubah
* Susah datang tepat waktu jam kantor
* Prioritas kegiatan kacau
* Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas
* Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya
* Egoistis
* Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama
* Konsentrasi ke "How to spend money" daripada "How to earn/save money".


#kalian termasuk yang mana guys??:-)

MEMBANGUN KARAKTER PRIBADI SUKSES


NAMA: WAHIDATUL LATHIFAH

MEMBANGUN KARAKTER PRIBADI MENUJU SUKSES
Prof. Dr. Suharnan

Universitas Darul Ulum Jombang

            Many people want to achieve success. Unfortunately, in reality success is never achieved overnight. To become successful, a person needs some qualities of personal characteristics as well as human capital for success. Therefor,  this article intends to discuss what is success, the personality characteristics of  successful people, and how developing these qualities toward success in our carrier and life.

Keywords: success, characteristics of successful person, self-development.


            Untuk dapat meraih sukses di dalam karir dan kehidupan, seseorang memerlukan sejumlah kualitas pribadi sebagai modal dasar yang sesuai dengan iklim kompetisi yang menuntut kualitas di satu sisi, dan kerja sama di sisi yang lain (Suharnan, 1997,2006).
            Syarat-syarat yang penting, selain seorang pelamar memiliki pendidikan formal dan pengalaman kerja di bidang yang sesuai, juga ia harus memiliki motivasi tinggi, keterampilan komunikasi yang baik, kemandirian bekerja, kerjasama tim, jujur, ulet, dan gigih, menyukai tantangan, berkepribadian menarik, dan berkemauan membangun relasi. Untuk meraih sukses dalam meniti karir dan bahkan kehidupan, selain pendidikan formal, juga dibutuhkan beberapa kualitas pribadi tertentu dari seseorang yang cocok dengan tuntutan tugas dan pekerjaan yang akan ditekuni. (Suharnan, 2002).

SUKSES
            Setiap orang tentu ingin sukses, baik dalam menempuh karir maupun kehidupan secara umum. Sukses itu sendiri merupakan istilah yang sulit diartikan dengan tepat, karena bersifat relative dan berbeda-beda bagi masing-masing orang, tergantung dari sudut mana mereka memandang. Dalam kehidupan sehari-hari, “Sukses” juga sering disebut “Berhasil”. Contoh kesuksesan yang paling sering ditulis oleh para peserta seminar yang diselenggarakan oleh lembaga The technology of success (Collins, 2004) antara lain adalah : memperoleh nilai baik, membentuk tim, lembaga pelatihan professional.
            Secara harfiyah, sukses dapat diartikan sebagai penyelesaian suatu tugas atau pekerjaan. Jadi, seseorang dikatakan sukses dalam bertugas apabila ia telah menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya atau pekerjaan yang menjadi tanggung-jawabnya. Sukses dalam berkarir misalnya dalam pengertian yang lebih luas dapat didefinisikan sebagai keberhasilan menjalankan atau menyelesaikan tugas-tugas penting yang dituntut oleh suatu karir yang ditekuni.
            Namun,yang sering kita dengar pemahaman mengenai orang-orang sukses dari masyarakat awam agak berbeda. Menurut mereka istilah orang sukses biasanya dikaitkan dengan pemilikan materi (kekayaan) yang banyak, kedudukan atau jabatan tertentu (kekuasaan). Di samping itu, sukses juga sering dikaitkan dengan prestasi puncak, produktivitas dalam berkarya dan lain sebagainya. Itu semua sering di jadika indikator-indikator kesuksesan seseorang. Meski hal tersebut kurang tepat, namun mereka juga tidak dapat disalahkan, karena mereka sering kali tidak dapat menilai kinerja seseorang secara langsung.
            Menurut Collins (2004), berdasarkan pengamatan terhadap pribadi-pribadi sukses, ia menemukan bahwa kesuksesan terdiri dari tiga bagian penting.Pertama, sukses adalah penyelesaian tugas, pekerjaan rutin atau sesuatu yang diimpikan. Kedua, sukses adalah penghapusan: tahu kapan tidak harus mengerjakan, kapan mengatakan tidak, kapan menyingkirkan kebiasaan, cara melakukan sesuatu atau berhubungan. Ketiga, sukses adalah penciptaan: jalan untuk mendapatkan solusi dan inovasi serta menyebarluaskan penemuan.
Sedangkan menurut Armala (2011) sukses berarti mencapai sesuatu yang kita inginkan dan mampu memaksimalkan semua potensi di dalam diri kita. Sudah tentu semua yang berkaitan dengan sukses tersebut diraih melalui proses yang panjang dan berliku (Maltz, 2004). Di samping bekerja keras seseorang juga harus sanggup mengatasi berbagai kesulitan, tantangan dan hambatan yang dijumpainnya. Kualitas dari diri pribadi juga dibutuhkan agar dapat meraih sukses sebagaimana yang diinginkan. Boleh jadi orang yang dulunya memulai dari usaha kecil yang seolah tidak berarti apa-apa dan menjalani kehidupan yang serba susah, namun akhirnya menjadi dikagumi banyak orang karena menjadi pengusaha besar dan sukses. Itu semua karena kepercayaan diri yang kuat juga bekerja keras. Secara prinsip dapat dikatakan bahwa, tidak ada satu pun sukses yang diraih seseorang hanya dalam waktu semalam (Success is never achieved overnight) itulah yang ditegaskan oleh (Sternberg, 1997). Sukses dalam arti sebenarnya selalu diraih oleh seseorang melalui kerja keras dan jerih payah, baik secara fisik maupun mental (pikiran) dengan sikap pantang menyerah dalam menghadapi keadaan sulit untuk jangka waktu yang cukup lama.


KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN SUKSES
            Berdasarkan wawancara terhadap lima puluh orang, sukses terkenal yang dilakukan oleh Edward de Bono (1991), secara umum dapat disimpulkan bahwa peran kemampuan intelektual terhadap sukses tidak menonjol. Justru, factor kepribadian berperan sangat besar untuk meraih sukses di dalam hamper segala keadaan dan bidang pekerjaan. Faktor kepribadian yang sangat penting adalah energi, persistensi, determinasi, dan kekerasan hati. Agar mudah diingat, kualitas pribadi yang menjadi kunci sukses tersebut dapat dijabarkan dari singkatan huruf-huruf yang ada pada kata SUKSES itu sendiri sebagai berikut.


S = Sasaran ke depan

U = Ulet

K = Komitmen

S = Serius

E = Energik

S = Suka tantangan


KIAT MEMBANGUN PRIBADI SUKSES
            Telah kita pahami bahwa sukses yang sesungguhnya di dalam karir atau profesi di bidang apa saja tidak dating kepada seseorang secara tiba-tiba, tetapi diperoleh melalui proses panjang dan usaha yang tidak kenal lelah dan menyerah.
            Kiat-kiat berikut dapat dilakukan oleh setiap orang agar memiliki kualitas pribadi yang dibutuhkan untuk meraih sukses antara lain :
  1. Mengembangkan kebiasaan-kebiasaan positif di dalam diri
  2. Menanamkan motivasi intrinsic
  3. Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
  4. Mengikuti sertifikasi dan pelatihan
  5. Memilih lingkungan yang kondusif
  6. Membaca buku sejarah orang-orang sukses
  7. Berkunjung ke tempat-tempat penting dan bersejarah


Ringkasan.
Setiap orang tentu ingin sukses. Namun, untuk mencapai sukses tersebut tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Sukses tidak hanya berarti penyelesaian tugas, tetapi juga meliputi pengendalian diri terhadap hal-hal negative dan penemuan cara memecahkan masalah


“You can succeed if you want to, and personal passion to be successful”

Skenario Tuhan


“Tidak ada yang kebetulan di muka bumi. Semua adalah skenario Tuhan, pemilik rencana paling sempurna, yang tidak ada keliru ketiknya, typo, inkonsistensi, apalagi tidak masuk akal. Semua adalah skenario terbaik.

Maka, dengan meyakini semua adalah skenario dari Tuhan, kita bisa menerima kejadian apapun dengan lapang dada sambil terus memperbaiki diri, agar tibalah skenario yang lebih baik lagi.”

*Tere Liye

Senin, 21 Juli 2014

Gak mintak macam-macam


Gak minta macam-macam kok untuk hal yang satu ini.
Hanya minta dikuatkan Allah swt. yang Maha Kuat.
Karena sejatinya diri ini memang lemah.
Lemah selemah-lemahnya.
Apalagi untuk hal yang satu ini..
Aku tahu tidak mudah untuk dikatakan namun,aku yakin setiap wanita pasti merasakannya.
 

Mulailah Dengan Menulis Tentang Dirimu


“Menulis bagi saya bukan hanya merangkai alfabeth menjadi sebuah kata, kalimat, paragraph atau artikel. Menulis adalah cerminan cara berfikir kita. Menulis adalah membangun landmark diri kamu pada sebuah media yang berbeda. Kalau menara petronas menjadi landmark Malaysia dan monas adalah landmark Jakarta, tulisanmu adalah landmark yang kamu bangun tentang diri kamu sendiri.

Dan kini mulailah membangun landmarkmu masing-masing…good luck guys!!